May 7, 2015

WELCOME NO POO

Semua bermula dengan obsesi saya untuk memiliki rambut sehat. Tidak sekedar terlihat indah tetapi juga sehat. SLS, Silicone, Paraben dan banyak bahan kimia lainnya yang terkandung di shampo komersil mungkin akan memberikan efek bersih dan indah sementara dirambut. Iya efeknya hanya sementara, sisanya masalah rambut dan kulit kepala mulai bermunculan. Saya yakin banyak dari kita yang pernah mendengar dampak negatif bahan bahan tersebut tapi bukan itu yang akan saya bahas melainkan NO POO yang sedang booming diluaran sana.

Sekilas pengertian saja, NO POO adalah tindakan meminimalisir penggunaan bahan kimia berbahaya pada rambut dan kemudian menggunakan shampo dengan bahan yang lebih organik. Salah satu metode NO POO yang paling terkenal adalah penggunaan Baking Soda sebagai Shampoo dan Apple Cider Vinegar sebagai Conditioner. Untuk penjelasan lebih lanjut dan resep dasarnya silahkan liat disini. Saya sendiri sudah sempat seminggu menjalani metode Baking Soda dan Apple Cider Vinegar ini. Hasilnya rambut saya terasa lembut dan bersih walau tanpa busa yang dihasilkan shampo komersil pada umumnya.

BEFORE - Regular Shampoo

FIRST WEEK NO POO - BS & ACV Rinse
Hal pertama yang saya rasakan setelah mengikuti NO POO ini adalah rambut keriting saya tidak lagi terlihat kering kerontang seperti biasanya. Ditambah lagi tingkat kemegarannya sudah banyak berkurang. Hasil yang cukup memuaskan ini tidak serta merta menghentikan pencarian saya pada pilihan yang jauh lebih baik dan natural. Setelah membaca ulasan NO POOers dari berbagai website maupun social media saya pun tau Baking Soda bukan satu satunya pilihan. Bahkan ph level Baking Soda cenderung lebih tinggi dari ph level alami kulit kepala kita. Dari semua pilihan yang ada akhirnya saya memutuskan untuk membuat NO POO shampo versi saya sendiri yang berbahan dasar teh hijau.


GREEN TEA SHAMPOO:
1 cup Teh Hijau (setelah diseduh)
3/4 cup Liquid Castile Soap / Sabun Hijau
1 sdm Madu
1 sdt Extra Virgin Olive Oil

Sedikit penjelasan tentang bahan yang saya gunakan. Teh hijau bermanfaat untuk mencegah kerontokan rambut sedangkan Coconut Oil yang terkandung di dalam Liquid Castile Soap membantu pertumbuhan rambut yang lebih sehat. Penambahan madu dan minyak zaitun berfungsi sebagai pelembab ekstra. Bahan-bahan diatas pastinya sudah saya sesuaikan dengan keadaan rambut saya. Jadi jelas masih bisa dikombinasikan dengan bahan lain tergantung keadaan rambut dan kulit kepala. Saya sendiri sudah tidak menggunakan Apple Cider Vinegar sebagai bilasan karena shampo ini sudah cukup memberikan kelembapan yang cukup.

Satu hal yang saya sayangkan adalah Liquid Castile Soap tidak mudah ditemukan di daerah saya tinggal. Saya harus memesan secara online dan pastinya dengan harganya cukup menguras kantong. Lagipula ph levelnya tidak jauh dari Baking Soda. Tidak habis akal saya pun memulai perburuan sabun dengan kadungan yang serupa tapi dengan ph level lebih rendah. Saya pun menemukan sabun hijau H*lly yang secara mengejutkan memiliki kandungan yang hampir serupa namun lebih sederhana. Jelas ph levelnya jauh lebih rendah. Dengan harga tidak lebih dari Rp.3000,- saya sudah bisa mendapatkan pengganti untuk LCS yang harganya 100x lipat dari sabun hijau bening ini.

Singkat kata, selain meminimalisir penggunaan bahan kimia berbahaya, dengan menjadi NO POOers saya bisa sedikit memotong pengeluaran saya. Tidak perlu lagi menghabiskan ratusan ribu untuk membeli shampo dan conditioner. Sekali mendayung dua tiga pulau terlalui.

Hail NO POO!